Rabu, 02 Maret 2011

Kapan Sepertimu

Jauh sebelum ku temui orang sepertimu
Aku sudah begitu
Jauh sebelum jiwa bertemu
Aku sudah merasa
Namun tak pernah ku banggakan itu
Tak pernah ku ingin jadi diri sendiri

Kini semua berubah
Tak seperti dulu
Keinginanku terlkabul
Namun aku tak pernah senang
Aku tak begini
Tak suka begini

Aku ingin jadi yang dulu
Jadi orang yang biasa saja dengan kelengkapan suasana
Tapi semua terlambat
Aku terlalu lamban untuk memutuskan perkara
Satu hal terbaik yang bisa kulakukan
Menjauhkan kata iri

Masa Lalu

Saat ku cium aroma air yang mengalir
Dan aku tau kemana perasaanku menuju
Pikiranku menembus waktu
Teringat senyuman yang pernah ku dapatkan dulu
Wajah yang sekarang masuk ke dalam mimpi
Alunan langkahnya yang bisa ku hafal sendiri
Terasa..namun tak nyata

Ingin rasanya aku kembali
Walau sekedar menumpang hati
Yang rindu akan suasana damai
Damainya masa lalu

Kelak..jika Tuhan ijinkan aku untuk meraih itu lagi
Meraih masa lalu yang kini ku sesali
Walau tak terlalu besar untukku namun ini membekas untuk masa depanku
Ku tunjukkan pada hati bahwa diri tak ingin begini
Aku slalu ingin yang terbaik untuk hidup dan masa laluku
Ku tata rapi hingga tak ada kesalahan sedikitpun

Ku ingin mendapat jawaban secepatnya
Ku lihat dengan mata kepalaku sendiri
Bagaimana masa laluku kini?
Apakah masa laluku baik-baik saja?
Jika pertanyaan itu merasuk dalam benak
Harus ku akui aku menyerah
Namun tak akan kubiarkan hatiku mengatakannya
Sebab nurani tak pernah mengajarkannya
Kini hati tak terarah lagi
Ingin secepatnya ku hilangkan perasaan ini
Cukup sudah ku ingat kembali
Masa lalu yang jadi misteri